Masalah Hati : Fiksi atau Non Fiksi
05 Oct 2010 3 Comments
in Tidak jelas
Kata orang, jatuh cinta dan patah hati itu beda-beda tipis. Yang pertama penuh euforia kebahagiaan dan kedua diselubungi euforia kesedihan. Terus kalau boleh milih, mana yang akan Anda pilih? Karena pada dasarnya, euforia itu tidak punya definisi keabadian. Sifatnya sesaat, kaya buih-buih minuman soda. Begitu karbonatnya menguap ke udara, ya udah abis begitu aja…Tapi apa iya cerita hati itu sejenis asam karbonat yang cepat menguap ke udara?
Kalau gitu, kapan kita bisa percaya bahwa apa yang dirasakan hati adalah kenyataan bukan fiksi romansa? Tapi perasaan selama ini kita sering banget mendengar orang berbicara, “Jangan ragukan kata hati” atau “Jangan pernah melupakan kata hati, karena itu kejujuran hakiki”. Trus kalau kata hati terbuat dari asam karbonat yang tercampur akibat keinginan dan harapan, lalu bagaimana kita menemukan kata hati yang bener-bener kata hati…Ayo gimana ayo…
Jan 28, 2011 @ 07:26:57
Hati itu opo si, Mbak
Di mana letaknya si Hati Nuraini? Di dada? eh namanya memang “heart”, tapi aslinya kan jantung
.
*eh*
Jan 28, 2011 @ 07:48:06
Hahahahahah…iya emang…Btw, saya sudah lama tidak mengurus blog saya yang ini…kaget begitu melihat ada yang mampir ;D Terima kasih kunjungannya
Feb 11, 2011 @ 13:35:46
Ahh… hidup hanya sekedar menikmati kesementaraan, usahlah dipikirkan. Mari makan-makan.
*digetok panci*